Headline News

header-int

Donor darah sebagai gaya hidup

Rabu, 09 Okt 2019, 16:23:28 WIB - 107 | Nindy Kornelia, S.Kom
Donor darah sebagai gaya hidup

Pagi tadi (08/10) Tim Liputan PKRS berkesempatan mengunjungi Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Dr. Muhammad Zein Painan guna bertanya lebih banyak perihal donor darah ke pakarnya langsung.

Disambut Karu UTD, Ibu Yulfetni dan dokter ganteng, Andriyan Sulin, kami meminta izin untuk meliput kegiatan di UTD pada hari ini.

"Kebutuhan akan kantong darah di sini termasuk tinggi, sekitar 350 s/d 400 kantong/bulan " jelas Ibu Yulfetni. "InsyaAllah terpenuhi karena kita punya komunitas pendonor darah aktif yang bisa dihubungi, namun memang untuk golongan darah tertentu seperti AB itu memang terbatas dan kadang agak sulit karena terbatasnya pendonor dengan jenis golongan itu". tambah beliau.

Menurut dr. Andriyan Sulin, masih banyak masyarakat kita yang belum sadar dan terketuk untuk menjadi pendonor darah aktif, padahal setiap saat banyak saudara kita yang sedang dirawat, akan operasi maupun setelah operasi sangat membutuhkan ketersediaan darah bagi kesembuhannya. "Setiap keluarga pasien yang meminta stok darah di UTD akan selalu kami edukasi untuk menjadi pendonor aktif, karena mereka merasakan saat-saat begitu memerlukan uluran saudara lainnya untuk saling berbagi kehidupan melalui setetes darah" jelas Pak Dokter kita ini.

Setidaknya, dengan menjadi pendonor darah aktif, ada 4 penyakit yang terdeteksi dan dapat diketahui lebih awal, yaitu:
- Hepatitis B
- Hepatitis C
- Sipilis
- HIV

"Semoga kedepannya, donor darah bisa menjadi gaya hidup, bahwa terasa ada yang kurang bila kita belum donor darah" tambah dr. Andriyan Sulin.

Jadi gaes, sudahkah kita mempunyai jadwal donor darah di kalender kita? utamanya bagi kawula muda, karena darah muda adalah darah segar.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Kesembuhan, Keselamatan, Kenyamanan dan Kepuasan pasien adalah Tujuan kami.
© 2020 RSUD Dr. Muhammad Zein. Follow Me : Facebook Youtube