Jumat siang (8 April) Pukul 14.00 WIB, Dua Pelajar berkebutuhan khusus (Tuna Rungu) yang sedang melakukan kegiatan jelajah nusantara dengan bersepeda motor dan berasal dari Kendari, Sulawesi Tenggara, secara khusus mampir ke RSUD Dr. Muhammad Zein Painan.
Dua pelajar yang baru lulus SMA ini, datang dengan memakai atribut baju pramuka lengkap, dan secara khusus ingin bersilaturahmi dengan manajemen rumah sakit. Direktur rumah sakit, Dr. Harefa yang saat itu kebetulan sedang berada di ruangan, secara khusus menemui dua penjelajah remaja dari Kendari ini, bersama beberapa orang manajemen rumah sakit.
Dikarenakan komunikasi secara lisan terkendala, komunikasi dilakukan dengan menggunakan bantuan handphone, dengan menggunakan bahasa tertulis di layar hp,, mengingat dua penjelajah remaja ini berkebutuhan khusus (Tuna Rungu), di mana mereka mengandalkan bahasa isyarat dalam berkomunikasi. Meskipun demikian, komunikasi tetap berjalan lancar dan cair, saat mereka menunjukkan foto-foto dokumentasi tempat-tempat yang sudah mereka jelajahi, seperti Kilometer Nol di Aceh, dan banyak tempat lagi.
Berdasarkan atribut di baju pramuka mereka, nama dua remaja penjelajah dari kendari ini adalah Muksin dan Ibadila, yang ingin sekali menjelajahi seluruh wilayah di Nusantara dengan menggunakan sepeda motor. Menurut mereka, setelah dari Kota Painan, rencananya mereka akan menuju ke Kota Bengkulu.
Semoga perjalanan mereka berjalan lancar dan dalam lindungan Allah SWT, dan tetap semangat mengejar cita-cita di saat masih muda belia, sebagai bekal pengalaman ke depannya.
Penulis: andi