Dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS) yang jatuh pada tanggal 24 Maret 2025, RSUD DR. Muhammad Zein Painan mengisi edukasi kesehatan di Radio Langkisau FM pada Kamis, 20 Maret 2025, pukul 10.00 WIB, dalam program "Gauang Pasisie". Acara ini menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya, yaitu:
Tema nasional HTBS tahun 2025 adalah "GIATKAN: Gerakan Indonesia Akhiri TBC dengan Komitmen dan Aksi Nyata". Tema ini sejalan dengan tema global "Yes! We Can End TB: Commit, Invest, Deliver". Tujuan dari tema ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya:
Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan. Namun, pada tahun 2023, TBC kembali menjadi penyebab utama kematian di dunia, setelah sebelumnya digantikan oleh penyakit virus corona (COVID-19), dan menyebabkan hampir dua kali lebih banyak kematian dibandingkan HIV/AIDS. Lebih dari 10 juta orang terus jatuh sakit karena TBC setiap tahun, dan jumlahnya terus meningkat sejak 2021 hingga sekarang.
Di Indonesia, TBC masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Berdasarkan Global TB Report 2024, Indonesia menempati posisi kedua dunia dalam hal beban kasus TBC setelah India. Diperkirakan terdapat 1.090.000 kasus TBC dan 125.000 kematian setiap tahun, yang berarti ada sekitar 14 kematian setiap jamnya. Pada tahun 2024, Indonesia telah menemukan sekitar 885 ribu kasus TBC, angka yang masih ada kemungkinan untuk bertambah. Sebesar 496 ribu kasus TBC merupakan laki-laki dan 359 ribu perempuan. Kasus TBC anak (usia 0-14 tahun) sekitar 135 ribu kasus.
Pemerintah Indonesia menargetkan untuk mendeteksi 1.035.000 kasus TBC pada tahun 2025. Upaya ini mencakup peningkatan temuan kasus, pengembangan terapi pengobatan, dan inisiasi pemakaian vaksin TBC. Selain itu, pemerintah juga mengembangkan terapi pengobatan dan menginisiasi pemakaian vaksin TBC.
Edukasi kesehatan melalui media, seperti yang dilakukan RSUD Dr. Muhammad Zein Painan melalui tenaga kesehatannya di Radio Langkisau FM, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan TBC. Dengan komitmen dan aksi nyata dari seluruh lapisan masyarakat, eliminasi TBC di Indonesia pada tahun 2030 dapat tercapai.
Penulis: andi