Senin (20/6) Pukul 09.00 WIB, Tim dari Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Pessel berkesempatan mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Muhammad Zein Painan dalam rangka monitoring dan evaluasi inovasi di tingkat perangkat daerah.
Tim Bapedalitbang Kab. Pessel yang dipimpin oleh Bapak Doni, diterima Direktur rumah sakit, yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Adek Imelda Syam, didampingi manajemen dan Tim Inovasi dari RSUD Dr. Muhammad Zein Painan.
Monitoring dan evaluasi inovasi pelayanan di tingkat perangkat daerah ini, adalah dalam rangka Kabupaten Pesisir Selatan dapat meraih pemerintah daerah yang inovatif. Inovasi setiap perangkat daerah tersebut, nantinya akan diikutsertakan dalam gelaran lomba Innovative Government Award (IGA) melalui aplikasi IGA yang diprakarsai oleh Kementerian Dalam Negeri.
Terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2017 tentang Inovasi Daerah dan Permendagri No.104 tahun 2018 tentang Penilaian dan Pemberian Penghargaan dan/atau Insentif Inovasi Daerah, maka diperlukan percepatan pelaksanaan implementasi inovasi di daerah. Pada saat ini Pemerintah Daerah harus melakukan pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan, dengan membuat kebijakan yang kreatif, inovatif dan implementatif. Daerah diberi keleluasaan untuk berinovasi tanpa harus ada kekhawatiran timbulnya masalah hukum apabila inovasi yang dilakukan Terkait dengan pelaksanaan implementasi inovasi daerah, Pemerintah pemerintah daerah tidak gagal. Implementasi inovasi daerah diharapkan dapat memberi nilai-nilai strategis, antara lain:
1. Setiap Pemerintah Daerah diharapkan mampu dan mandiri dalam menyelenggarakan Pemerintah Daerah.
2. Membangun Citra Positif Pemerintah Daerah.
3. Mendorong Peningkatan Kinerja Pemerintah Daerah untuk melakukan kreativitas dan inovasi serta berkinerja lebih baik demi kesejahteraan masyarakatnya.
Perlu diketahui, bahwa Innovative Government Award (IGA) bukanlah lomba inovasi antar perangkat daerah melainkan antar pemerintah daerah. Oleh karena itu melalui sosialisasi ini semua perangkat daerah bergerak untuk berinovasi dan melaporkan inovasi yang telah dihasilkan kepada Kementrian Dalam Negeri melalui Aplikasi yang telah disediakan.
Penulis: andi