Pengumuman
Jadwal Pelayanan Infromasi Publik Setiap hari kerja  Jam 08.00 s/d 16.00 WIB  Senin s/d Jumat  Klik disini untuk detail
Logo dinsos Logo pessel

RSUD Dr. M Zein Painan

Kabupaten Pesisir Selatan

Ns. Santi Anggraini, S.Kep: Dari Ruang Anak ke Kasi Peralatan

27 Jan 2026 08:26:38 WIB 219x dibaca
Ns. Santi Anggraini, S.Kep: Dari Ruang Anak ke Kasi Peralatan
Ns. Santi Anggraini, S.Kep: Dari Ruang Anak ke Kasi Peralatan

Di rumah sakit, kecepatan sering kali menjadi penentu. Peralatan harus siap sebelum diminta, berfungsi saat dibutuhkan, dan aman digunakan kapan saja. Tanggung jawab tersebut kini berada di tangan Ns. Santi Anggraini, S.Kep, Kepala Seksi Peralatan RSUD Dr. Muhammad Zein Painan.

Perjalanan Santi di dunia kesehatan dimulai jauh sebelum jabatan struktural ini. Ia menamatkan pendidikan di Fakultas Keperawatan Universitas Andalas pada Agustus 2008. Pada tahun yang sama, ia mengikuti seleksi CPNS dan lulus di formasi keperawatan Kabupaten Pesisir Selatan. Setahun kemudian, ia resmi bertugas sebagai perawat dan ditempatkan di Ruang Anak RSUD Dr. Muhammad Zein Painan.

Ruang anak menjadi saksi fase panjang pengabdiannya. Di sanalah ia belajar memahami ritme kerja rumah sakit dari jarak terdekat—pasien, keluarga, dokter, dan tim perawat saling terhubung dalam pelayanan yang menuntut kesigapan. “Di ruangan anak saya merasa sangat bahagia,” kenangnya. Dukungan tim medis dan suasana kerja yang hangat membentuk cara pandangnya tentang kerja bersama.

Kepercayaan demi kepercayaan datang silih berganti. Pada 2017, Santi pernah mengemban jabatan kepala seksi, lalu dipercaya menjadi supervisor. Saat pandemi Covid-19 melanda, ia kembali mendapat amanah besar, penanggung jawab ruang isolasi Pinere. Masa itu menjadi pengalaman yang membentuk keteguhan dan ketenangannya dalam situasi krisis.

Pasca pandemi, Santi kembali ke ruang anak. Namun perjalanan tidak berhenti di sana. Ia kembali dipercaya masuk jajaran struktural sebagai Kepala Seksi Peralatan—sebuah peran baru dengan medan kerja yang berbeda. Bagi Santi, mutasi ini adalah kesempatan berkembang sekaligus tantangan baru. “Bagian dari proses,” ujarnya singkat, namun tegas.

Kesan pertamanya bekerja di lingkup peralatan cukup kuat. Menurutnya, rumah sakit adalah tempat dengan kepastian sekaligus tuntutan fokus tinggi. Semua pekerjaan bermuara pada satu hal: pelayanan dan keselamatan nyawa manusia. Karena itu, adaptasi menjadi keharusan. Lingkungan kerja baru, rekan kerja baru, serta ekspektasi yang tinggi harus disikapi dengan kesiapan mental.

Pada masa awal bertugas, Santi memilih banyak bertanya dan belajar. Ia menekankan sikap terbuka, berani bertanya, tetap ramah, serta tidak takut melakukan kesalahan selama mau memperbaiki diri. “Fokus pada hal positif,” katanya. Prinsip ini ia pegang untuk menyesuaikan diri dengan tanggung jawab baru.

Baginya, bekerja di rumah sakit tidak mengenal kata lambat. Semua serba cito. Karena itu, ia memandang seluruh pekerjaan sebagai prioritas, terutama yang berhubungan langsung dengan pelayanan pasien. Pendekatan kerjanya bertumpu pada komunikasi yang baik dan terbuka, memahami peran masing-masing, serta membangun hubungan kerja yang sehat dengan seluruh jajaran.

Dalam memimpin, Santi menyebut dirinya cenderung karismatik. Ia suka memotivasi bawahan secara emosional, memberi dukungan, dan tidak segan memberi pujian jika pekerjaan dilakukan dengan baik. Ia percaya suasana kerja yang positif akan berdampak langsung pada kinerja tim.

Komitmennya terhadap mutu pelayanan dan keselamatan pasien dituangkan dalam langkah-langkah konkret: identifikasi pasien yang tepat, komunikasi efektif, serta upaya menekan risiko infeksi dan risiko jatuh. Baginya, peralatan yang siap dan aman adalah bagian dari perlindungan pasien.

Ke depan, harapannya sederhana namun bermakna. Ia ingin RSUD Dr. Muhammad Zein Painan menjadi rumah sakit favorit—ramah, cepat, dan bersih. Di saat yang sama, kesejahteraan bersama tetap menjadi perhatian. Bagi Santi, bekerja di rumah sakit bukan hanya soal tugas, tetapi tentang menjaga kepercayaan dan rasa memiliki terhadap tempat yang telah membesarkan perjalanannya sebagai perawat dan pemimpin.

Penulis: Andi Kasianto

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.