Jumat (16/8) pada pukul 14.00 WIB, Instalasi Rawat Inap Paru bersama mahasiswa praktek dari Stikes Syedza Saintika dan tim PKRS melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema Batuk Efektif.
Batuk efektif merupakan suatu metode batuk dengan benar dimana energi dapat dihemat sehingga tidak mudah lelah dan dapat mengeluarkan dahak secara maksimal (Smeltzer, 2001).
Tujuan Teknik Batuk Efektif adalah: melatih otot-otot pernafasan agar dapat melakukan fungsi dengan baik, mengeluarkan dahak atau seputum yang ada disaluran pernafasan, melatih klien agar terbiasa melakukan cara pernafasan dengan baik.
Teknik batuk efektif dilakukan pada pasien seperti: COPD/PPOK, Emphysema, Fibrosis, Asma, chest infection, pasien bedrest atau post operasi.
Cara Mempersiapkan Tempat Untuk Membuang Dahak:
- Siapkan tempat pembuangan dahak: kaleng berisi cairan desinfektan yang dicampur dengan air (air sabun / detergen, air bayclin, air lisol) atau pasir
- Isi cairan sebanyak 1/3 kaleng
- Buang dahak ke tempat tersebut
- Bersihkan kaleng tiap 2 atau 3 kali sehari.
- Buang isi kaleng bila berisi pasir : kubur dibawah tanah
- Bila berisi air desinfektan : buang di lubang WC, siram
- Bersihkan kaleng dengan sabun
Teknik Batuk Efektif
- Tarik nafas dalam 4-5 kali
- Pada tarikan nafas dalam yang terakhir, nafas ditahan selama 1-2 detik
- Angkat bahu dan dada dilonggarkan serta batukkan dengan kuat dan spontan
- Keluarkan dahak dengan bunyi “ha..ha..ha” atau "huf.. huf..huf..”
- Lakukan berulang kali sesuai kebutuhan
Penulis: Andi Kasianto