Jumat (10/6) Pukul 10.00 WIB, bertempat di Ruangan Rawat Inap Anak, telah dilaksanakan penyuluhan kesehatan oleh tenaga kesehatan rawatan anak RSUD Dr. Muhammad Zein Painan. Penyuluhan kali ini mengambil tema 'Demam Berdarah pada Anak'. Sedangkan yang menerima penyuluhan adalah keluarga dan pendamping pasien di Ruangan Rawat Inap Anak.
Kenapa Demam berdarah menjadi prioritas penyuluhan kali ini, kaerna dari kejadian kasus yang didapat dari kementerian kesehatan pada Januari 2022, terdapat 313 kasus, dan 7 kasus meningggal dunia. Untuk Provinsi Sumatera Barat sendiri menduduki peringkat ke 5 kasus terbanyak demam berdarah. sementara di Ruang Rawatan Anak RSUD Dr. Muhammad Zein Painan, pada bulan Mei 2022, dari 83 pasien yang dirawat, 15 orang terkomfirmasi DBD.
Merujuk dari kasus di atas, maka kasus Demam Berdarah masih tinggi dan perlu perhatian kepada semua pihak yang terkait untuk selalu menjaga kesehatan dangan cara mencegah terjangkitnya demam berdarah ini.
Kita ketahui penyebaran penyakit Demam berdarah ini ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes albopictus betina.
Penyakit Demam Berdarah ditandai dengan demam tinggi hingga 40 derajat celsius, sakit kepala, nyeri otot tulang atau sendi, mual dan muntah.
Mengingat bahaya yang masih mengintai dari Demam Berdarah pada anak, marilah kita sama–sama berupaya untuk mengendalikan dan mencegah penularanDemam Berdarah dengan membasmi nyamuk melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan menggalakkan kembali kegiatan 3 M : Menguras, Menutup dan Mengubur, di lingkungan tempat tinggal kita.
(Kontributor : Henny Devita/ PKRS)
Penulis: andi