Jumat (08/07) Pukul 09.00 WIB, dilaksanakan Rapat Internal Tenaga Apoteker Bersama Direktur Rumah Sakit, Dr. Harefa, SpPD., K-KV., Finasim, di Ruangan Komite Medis.
Setelah kemarin usai pelantikan seluruh Kepala Instalasi, di mana salah satunya juga melantik Kepala Instalasi Farmasi, maka ini merupakan rapat koordinasi sekaligus rapat internal pertama antara bidang farmasi dengan direktur. Dalam rapat ini, hadir juga Kasi Penunjang Medis, Ibu Bayevon Karmilia, sebagai salah satu pihak yang bertanggungjawab dalam ketersediaan obat di rumah sakit.
Dalam arahannya, kembali Dr. Harefa mewanti-wanti seluruh Apoteker dalam menjalankan kewenangannya harus sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, juga agar selalu menjalin mitra kerjasama yang baik antara tenaga medis di rumah sakit, "Bila hubungan kita terjaga baik dengan dokter, contohnya, bila ada sesuatu yang memang harus didiskusikan berkaitan dengan peresepan obat oleh dokter kepada pasien, melalui komunikasi yang baik itulah didapatkan kepercayaan dan saling menghargai antara kewenangan satu dengan kewenangan lainnya, saya harapkan Kepala Instalasi dapat mewakili saya dalam membangun hubungan yang baik antara Apoteker dengan seluruh elemen pelayanan di rumah sakit ini" Wejang, Dr. Harefa.
Rapat internal ini juga membahas perbaikan sistem dan disiplin anggaran di bagian Farmasi, dalam rangka menekan pemborosan yang tidak perlu, mengingat permasalahan ketersediaan obat di rumah sakit sangat vital mempengaruhi pelayanan di rumah sakit.
"Dampak ketersediaan obat di rumah sakit sangatlah besar, sehingga Farmasi harus bisa mengelola obat-obatan ini dengan sangat baik, berkaca dari pengalaman sebelumnya, diharapkan untuk selanjutnya kita bisa belajar dan lebih siap dan lebih baik dalam pengelolaan obat ini" Tutup Dr. Harefa.
Penulis: andi