Painan, 3 Juni 2026 – RSUD Dr. Muhammad Zein Painan melaksanakan kegiatan Pelatihan Manajemen Risiko, Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), serta Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang berlangsung di Aula RSUD Dr. Muhammad Zein Painan, Rabu (03/06/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran manajemen rumah sakit serta Person In Charge (PIC) Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) dari seluruh unit pelayanan dan penunjang.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam meningkatkan pemahaman dan kompetensi seluruh petugas terhadap penerapan budaya keselamatan kerja, pengendalian risiko, serta pengelolaan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai identifikasi risiko di lingkungan kerja, strategi mitigasi risiko, tata cara pengelolaan limbah dan bahan berbahaya beracun (B3), serta penggunaan alat pelindung diri yang benar sesuai standar keselamatan.
Direktur RSUD Dr. Muhammad Zein Painan, dr. Dona Hamrita, M.Kes, menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama yang harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas pelayanan kesehatan. Dengan meningkatnya pemahaman seluruh petugas terhadap manajemen risiko dan K3RS, diharapkan dapat meminimalkan potensi insiden maupun kecelakaan kerja serta meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen RSUD Dr. Muhammad Zein Painan dalam memenuhi standar akreditasi rumah sakit dan regulasi terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Selain itu, pengelolaan B3 yang tepat dan penggunaan APD yang sesuai prosedur diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan, pasien, serta pengunjung rumah sakit.
Penulis: Andi Kasianto